TEMBILAHAN, TNN – Anggota DPRD Riau Dapil Indragiri Hilir Samsuri Daris ST MT menggelar silaturahmi dengan warga Kelurahan Sei Beringin Kecamatan Tembilahan. Kegiatan ini sebagai wadah Samsuri Daris untuk menyerap aspirasi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Miftahul Hidayah pada Ahad (8/2/2026) ini dihadiri oleh ratusan masyarakat dan santri PP Miftahul Hidayah.
Dalam sambutannya, Pimpinan PP Miftahul Hidayah mewakili masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan warga terkait pembangunan infrastruktur baik di Kelurahan Sei Beringin maupun Kecamatan Tembilahan umumnya.
“Warga umumnya mengeluhkan fasilitas pendidikan infrastruktur. Masih banyak fasilitas pendidikan dan infrastruktur kita yang belum memenuhi harapan masyarakat. Sehingga banyak aktifitas masyarakat yang terkendala oleh fasilitas yang tidak layak” terang H. Sumardi selaku tokoh masyarakat Sei Beringin dan juga Pimpinan PP Miftahul Hidayah.
Menanggapi hal itu, Samsuri Daris menjelaskan bagaiman perjuangan dia selama ini sebagai wakil masyarakat Kabupaten Inhil di DPRD Riau. Dia menjelaskan bahwa di tengah efisiensi dan pengetatan anggaran oleh pemerintah pusat dia terus berupaya keras bagaimana aspirasi masyarakat terpenuhi.
“Ada beberapa yang memang kita minta pengertian masyarakat. Ada juga mendesak dan langsung kita sampaikan ke Pemprov Riau. Alhamdulillah dari beberapa yang kita sampaikan telah dibangun namun ada juga beberapa yang kita upayakan tahun anggaran 2026 ini akan dibangun.” terang Samsuri Daris.
Namun dia meyakinkan bahwa dia akan terus memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat Inhil di Provinsi Riau. Karena baginya, Inhil sangat membutuhkan bantuan pembangunan baik oleh pihak provinsi ataupun ke pemerintah pusat.
“Inhil luas, berpulau-pulau. Wilayah pesisir laut sangat luas. Maka membutuhkan infrastruktur yang sangat besar. Kita terus berupaya membantu Pemkab Inhil untuk membangun Inhil melalui dana APBD Riau atau APBN.” terang Samsuri Daris.
Di akhir pertemuan, Samsuri Daris menerima secara simbolis aspirasi pembangunan dari masyarakat berupa perbaikan lembaga pendidikan, perbaikan jalan, sanitasi dan lainnya.















