Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Jakarta

‎Wibisono : Masalah Banjir Jakarta Perlu Solusi Konkrit

145
×

‎Wibisono : Masalah Banjir Jakarta Perlu Solusi Konkrit

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, TNN – Sejumlah titik di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan mengalami banjir sejak Sabtu (7/3) hingga Minggu pagi (8/3).

‎Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, terdapat 39 rukun tetangga (RT) dan 13 ruas jalan di Jakarta yang terendam banjir akibat hujan deras. Banjir terjadi akibat hujan deras di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu sampai dengan Minggu.

‎Berkali-kali peristiwa banjir ini selalu berulang setiap tahun di wilayah Jakarta. Solusi pemerintah pun selalu sama, yakni tanggap darurat dan memberikan bantuan ala kadarnya ke masyarakat yang terdampak, tidak ada solusi yang konkrit sehingga masalah banjir ini bisa terselesaikan.

‎Salah satu solusi yakni normalisasi sungai sungai, dari mulai sungai Ciliwung ataupun anak sungai yang ada di seluruh wilayah Jakarta. Hanya saja dalam normalisasi ini dibutuhkan biaya yang besar, karena ada pemindahan pemukiman masyarakat di sepanjang tepi sungai.

‎Ada solusi lain yang digagas oleh perusahaan swasta nasional yakni dengan membuat saluran air baru/sungai baru tapi dalam bentuk terowongan raksasa multi fungsi, yang dikenal dengan Jakarta Integrated Tunnel (JIT).

‎Konsep ini sudah digagas sejak tahun 2013, pemprov DKI pun saat itu sudah mengeluarkan ijin prinsip kepada PT.Antaredja Mulia Jaya (2013).

‎Selanjutnya PT.AMJ melakukan studi kelayakan dan mendapatkan rekomendasi teknis dari kementerian PUPR dan kajian teknis di tahun 2016.

‎”Saya terus mengawal proyek ini sampai dapat mitra investor yang potensial, dari berbagai investor sudah saya jalani, dari China, Korea, dan dua investor terakhir yakni dari SBC capital Kanada serta The Boring Company by Ellon Musk pun sudah berminat untuk berinvestasi dalam proyek ini,” ujar CEO PT. AMJ Wibisono.

‎”Terakhir saya dan mantan wakil Gubernur DKI pun sudah menghadap Gubernur DKI Pramono Anung untuk melaporkan perkembangan proyek ini, namun Pemerintah pusat pun belum juga mengeksekusi proyek ini, padahal tidak ada jalan lain, proyek ini adalah satu satunya solusi untuk menuntaskan banjir di Jakarta,” imbuhnya.

‎Lanjutnya, melihat wilayah yang terdampak pada banjir hari Sabtu-Minggu kemarin, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan inilah yang paling parah.

‎”Terutama daerah yang dilalui oleh aliran sungai Ciliwung dan Pesanggrahan serta sungai Grogol dan sebagainya, menjadi sebab utama tergenangnya air. Dengan JIT Insyaallah kedua daerah ini akan tuntas terselesaikan,” tandas Wibi.

‎”Semoga dengan kondisi ini, pemerintah segera mewujudkan proyek ini, karena proyek ini tidak pake uang negara, baik APBD dan APBN, murni proyek swasta, sehingga tidak membebani anggaran negara,” pungkasnya. (beni/pr/tnn)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *