Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Riau

Dewan Pendidikan Riau Dukung Kurikulum Berbasis Cinta

125
×

Dewan Pendidikan Riau Dukung Kurikulum Berbasis Cinta

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, TNN –  Ketua Dewan Pendidikan Riau, Prof. Dr. Junaidi, menyuarakan dukungan kuat terhadap penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai bagian dari transformasi pendidikan nasional.

Dalam pertemuan bersama puluhan kepala madrasah se-Pekanbaru di MAN 2 Pekanbaru, Rabu (29/7/2025), Prof. Junaidi menyampaikan pentingnya madrasah menjadi pelopor pembelajaran yang menanamkan cinta, empati, dan kesadaran sosial.

Kurikulum Berbasis Cinta, yang baru saja diluncurkan oleh Kementerian Agama pada 24 Juli 2025, menurutnya menjadi jembatan menuju pendidikan yang lebih manusiawi dan relevan dengan tantangan sosial saat ini.

“KBC bukan hanya pendekatan emosional, tetapi strategi pendidikan yang memanusiakan peserta didik dan menjawab isu-isu intoleransi serta krisis moral,” ungkap Junaidi, Kamis (31/7).

Dalam arahannya, ia menekankan bahwa madrasah tidak boleh hanya menjadi lembaga keagamaan, tetapi harus hadir sebagai ruang pengasuhan karakter dan peradaban. KBC, ujarnya, harus menjadi ruh yang menghidupi seluruh aktivitas pendidikan, mulai dari pengajaran hingga interaksi sosial di sekolah.

Lebih lanjut, Prof. Junaidi menyoroti tantangan globalisasi dan keberagaman Indonesia sebagai medan pembelajaran penting. Ia menolak usulan penghapusan istilah “madrasah” dari sistem pendidikan nasional yang saat ini tengah dibahas di parlemen. Baginya, madrasah adalah warisan dan kekuatan lokal yang terbukti efektif dalam membentuk generasi cerdas dan berakhlak.

Ia berharap madrasah di Riau dapat menjadi model nasional dalam menerapkan KBC secara utuh, menjadikan cinta bukan sekadar nilai pelengkap, melainkan sebagai inti dari praktik pendidikan yang menyeluruh.(RRI/red)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *