PEKANBARU, TNN – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) kota Pekanbaru, Syahrul Mauludi, mengungkapkan bahwa sebanyak 75 persen calon jemaah haji dari kota Pekanbaru pada musim haji tahun 2025 tergolong ke dalam kategori risiko tinggi.
Hal ini menjadi tantangan besar yang harus dihadapi oleh seluruh petugas haji, baik di tanah air maupun di tanah suci.
Ia menjelaskan bahwa kategori risiko tinggi tersebut umumnya ditetapkan berdasarkan usia lanjut dan riwayat penyakit penyerta yang dimiliki oleh para jemaah.
Oleh karena itu, pihak kemenag pekanbaru bersama tim kesehatan haji telah melakukan serangkaian pemeriksaan dan pembinaan kesehatan secara berkala sejak jauh-jauh hari.
Hal itu menjadi tantang bagi petugas. Untuk itu pentingnya peran petugas haji dalam mendampingi para jemaah, khususnya yang rentan secara fisik.
“Tantangan tersendiri untuk para petugas haji, karena 75 persen Jemaah calon haji tahun ini dengan kategori resiko tinggi, artinya sebagai petugas kita harus sepenuhnya mendampingi Jemaah sebaik mungkin,” ucap Syahrul Mauludi, Selasa (15/4/2025).
Ia juga mengimbau kepada seluruh Jemaah haji untuk terus menjaga kesehatan, memperhatikan asupan gizi, rutin berolahraga ringan, dan mengikuti seluruh arahan dari tenaga medis serta pembimbing ibadah.
Menurutnya Kemenag Pekanbaru juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, seperti pelatihan khusus bagi petugas haji, penempatan tenaga kesehatan di titik strategis, serta penyusunan skema evakuasi darurat jika dibutuhkan di Arab Saudi.
Dengan kesiapan yang terus dimatangkan, Syahrul optimis seluruh Jemaah dapat menunaikan ibadah haji dengan baik dan kembali ke Tanah air dalam keadaan sehat. (Kbrn/RRI)















