PEKANBARU, TNN – Polda Riau menunjukkan komitmennya dalam menangani isu lingkungan di Provinsi Riau dengan mendirikan pusat distribusi bibit gratis yang berlokasi di Jalan Limbungan, Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru. Inisiatif ini dikelola langsung oleh Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Riau sebagai bentuk nyata partisipasi kepolisian dalam mendukung gerakan penghijauan.
Direktur Binmas Polda Riau, Kombes Eko Budi Purwoko, menyampaikan bahwa fasilitas ini dinamakan Tabung Harmoni Hijau (THH) atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Bank Pohon. Menurutnya, program ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga serta melestarikan lingkungan.
“Tujuan utama Bank Pohon ini adalah untuk memaksimalkan upaya penghijauan di seluruh wilayah Riau. Kami ingin mendukung gerakan menanam pohon tidak hanya sebagai simbolik, tetapi menjadi kebiasaan yang berkelanjutan,” ujar Kombes Eko saat ditemui di lokasi, Jumat (26/9/2025).
Hingga saat ini, Bank Pohon telah menyediakan sedikitnya 9.400 bibit pohon dari berbagai jenis yang siap disalurkan kepada masyarakat, institusi, hingga komunitas yang memiliki komitmen terhadap program penghijauan.
Tak hanya menjadi tempat distribusi bibit, lokasi THH juga dilengkapi dengan fasilitas pembibitan pohon secara aktif, yang terus diperbarui agar kualitas bibit tetap terjaga. Lebih jauh, THH mengembangkan unit peternakan terpadu sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat, mencakup budidaya ikan, kambing, ayam petelur, dan ayam kampung.
Kombes Eko menegaskan bahwa keberadaan Bank Pohon bukan hanya berorientasi pada kelestarian lingkungan, tetapi juga diarahkan untuk pemanfaatan lahan secara produktif dan ramah lingkungan, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Dengan adanya Bank Pohon ini, kami Polda Riau berharap dapat menjalin sinergi dengan berbagai elemen masyarakat untuk mewujudkan Riau yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Program ini diharapkan menjadi contoh kolaboratif antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga ekosistem, sekaligus memperkuat semangat gotong-royong dalam pelestarian lingkungan di tengah tantangan perubahan iklim dan kerusakan alam yang semakin meningkat di wilayah Riau. (rri/red)















