TELUK KUANTAN – Ketua DPD Partai Golkar Kuansing, Adam Sekaligus Calon Bupati Nomor urut 2 diduga tinggalkan Ketua DPD Golkar Riau Syamsuar demi mendukung Paslon lain di Pilgub dan hasrat politik. Hal ini tergambar saat Adam bersama Nasir Calon Gubernur Riau kompak berkampanye satu panggung di Desa Sungai Buluh Kecamatan Singingi Hilir.
Padahal Golkar selama ini sangat berjasa dalam karir politik keluarga Adam. Dimana pada Pileg 2019 lalu Partai Golkar resmi mengantar tiga beradik kandung Adam, Andi Putra, Romi Alfisah Putra duduk sebagai Anggota DPRD Kuansing.
Selain itu pada saat yang sama Partai Golkar juga sukses mengantarkan Mantan Bupati Kuansing Periode 2006-2011 dan 2011-2016 Sukarmis menjadi Anggota DPRD provinsi Riau. Namun langkah politik Sukarmis ayah kandung dari tiga beradik tersebut terhenti ketika menjadi tersangka dalam kasus korupsi tiga pilar.
Begitu juga dengan kakak Kandung Adam, Andi Putra, karir politik terhenti saat menjabat Bupati Kuansing pada 2021 lalu, Andi Putra pada 2021 lalu juga tersandung kasus korupsi dan ditetapkan sebagai tersangka karena terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU) sawit di Kuansing.
Saat dimintai tanggapannya, Ketua Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Golkar Riau, Ikhsan, dihubungi Media Jumat (22/11/2024) mengaku tidak ingin berkomentar terkait itu (dukungan Nasir-Wardan). Sebab, ranah itu dilakukan oleh DPD Golkar Kuansing. “Mereka yang deklarasi tanyakan ke DPD Partai Golkar Kuansing,” ucapnya singkat
Sementara itu Sekretaris DPD Partai Golkar Kuansing, Masdar, berulangkali dikonfirmasi belum merespon konfirmasi Media DPD Partai Golkar Kuansing, Adam sekaligus Calon Bupati Nomor urut 2 diduga tinggalkan Ketua DPD Golkar Riau Samsuar demi mendukung paslon lain di Pilgub dan hasrat politiknya. Hal ini tergambar saat Adam bersama Calon Gubernur Riau Nomor Urut 2 M. Nasir kompak berkampanye satu panggung di Desa Sungai Buluh Kecamatan Singingi Hilir.
Padahal Golkar selama ini sangat berjasa dalam karir politik keluarga Adam. Dimana pada Pileg 2019 lalu Partai Golkar resmi mengantar tiga beradik kandung Adam, Andi Putra, Romi Alfisah Putra duduk sebagai Anggota DPRD Kuansing.
Selain itu pada saat yang sama Partai Golkar juga sukses mengantarkan Mantan Bupati Kuansing periode 2006-2011 dan 2011-2016 Sukarmis menjadi Anggota DPRD provinsi Riau. Namun langkah politik Sukarmis ayah kandung dari tiga beradik tersebut terhenti ketika menjadi tersangka dalam kasus korupsi tiga pilar.
Begitu juga dengan kakak Kandung Adam, Andi Putra, karir politik terhenti saat menjabat Bupati Kuansing pada 2021 lalu, Andi Putra pada 2021 lalu juga tersandung kasus korupsi dan ditetapkan sebagai tersangka karena terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU) sawit di Kuansing.
Saat dimintai tanggapannya, Ketua Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Golkar Riau, Ikhsan, dihubungi Media Jumat (22/11/2024) mengaku tidak ingin berkomentar terkait itu (dukungan Nasir-Wardan). Sebab, ranah itu dilakukan oleh DPD Golkar Kuansing. “Mereka yang deklarasi tanyakan ke DPD Partai Golkar Kuansing,” ucapnya singkat
Sementara itu Sekretaris DPD Partai Golkar Kuansing, Masdar, berulangkali dikonfirmasi belum merespon konfirmasi awak media. ***















