Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaBreaking NewsHukumNasionalPekanbaruRiau

Gawat, Diam-Diam Pemko Pekanbaru Beli Mobil ‘ Mewah’ Seharga 1,7 M

826
×

Gawat, Diam-Diam Pemko Pekanbaru Beli Mobil ‘ Mewah’ Seharga 1,7 M

Sebarkan artikel ini
Plt Kabag Umum Sekdako Pekanbaru saat serah terima mobil mewah berjenis Toyota

Pekanbaru – Di tengah kondisi keuangan daerah saat ini yang mengalami defisit sehingga mengakibatkan ekonomi masyarakat morat-marit, para pejabat Pemko Pekanbaru justru terus melakukan pemborosan.

Setelah sebelumnya heboh soal pembelian mobil dinas untuk empat pimpinan DPRD Kota Pekanbaru senilai Rp3,597 miliar, giliran Pemerintah Kota Pekanbaru juga melakukan kebijakan yang melukai hati rakyat.

Melalui bagian Umum Sekdako Pekanbaru, secara diam-diam membeli mobil dinas merk Toyota Alphard senilai Rp. 1,75 Milyar Rupiah. Mobil dinas ‘mewah’ ini langsung diterima oleh plt kabag Umum Sekdako Pekanbaru, T. Deni.

Data yang diterima TNN mengenai pengadaan kendaraan dinas jabatan, sub kegiatan pengadaan kendaraan perorangan dinas atau kendaraan dinas jabatan di sekretariat daerah kota Pekanbaru tahun anggaran 2025 pada 19 maret 2025 sebesar 1.750.400.000,00. Dengan nomor SPM 14.71/03.0/000175/LS/4.01.0.00.0.00.01.0000/P2/3/2025.

Pembelian mobil mewah ini tentu sangat kontradiktif dengan kondisi keuangan daerah sedang hancur-hancuran. Kondisi keuangan defisit yang digaungkan pemerintah sepertinya hanyalah bualan omong kosong. Gembar-gembor soal anggaran kosong diduga hanya untuk menakut-nakuti masyarakat yang meminta  pelayanan lebih kepada pemerintah kota Pekanbaru serta mengakali para rekanan yang kini gigit jari karena pekerjaannya tidak dibayar dengan alasan tunda bayar.

Pj Sekdako Pekanbaru , Zulhemi Arifin ketika dikonfirmasi tidak langsung memberikan jawaban terkait pembelian mobil mewah tersebut. Dia hanya memberikan link berita di sebuah media online sebagai balasan permintaan konfirmasi.

Dalam link tersebut, Ami sapaan akrab Zulhemi, menjelaskan tentang adanya pembelian mobil dinas baru di Sekretariat Daerah. Ami berkilah program tersebut merupakan program dari pemerintah sebelumnya. Kontraknya bahkan sudah berjalan sebelum Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru saat ini dilantik.

“Itu kontraknya sebelum (Wali Kota) saat ini. Surat pesanannya tertanggal 12 Februari 2025. Sedangkan Bapak Wali Kota dilantik 20 Februari. Bahkan saya pun dilantik sebagai Pj Sekda 13 Februari. Artinya karena sudah dipesan sebelum kami menjabat, tentu harus dibayarkan,” tutupnya.

Untuk diketahui, Pj Sekdako Pekanbaru, Zulhemi Arifin merupakan bagian dari Tim Transisi Walikota Pekanbaru terpilih saat itu. Sangat miris jika hal ini tidak diketahui oleh dirinya selalu Pj Sekdako.

Sementara itu, Pj Walikota Pekanbaru sebelumnya, Roni Rakhmat membantah tuduhan Pj Sekdako Pekanbaru yang mengatakan kegiatan pengadaan mobil dinas di sekretariat daerah kota Pekanbaru oleh pejabat sebelumnya.

Roni Rakhmat menegaskan bahwa dirinya menjadi Penjabat Walikota Pekanbaru untuk mengisi kekosongan. Dan dirinya menghormati Walikota terpilih dengan tidak melaksanakan kegiatan apapun.

” Saya dilantik hanya untuk mengisi kekosongan pemerintahan di masa transisi. Untuk menghormati walikota terpilih tidak ada melaksanakan kegiatan apapun. Dan rasionalisasi pun mengacu kepada walikota terpilih,” pungkasnya.

Lantas untuk siapa sebenarnya mobil dinas mewah itu? Sampai saat ini belum ada jawaban pasti. Di sisi lain Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho beberapa waktu lalu menyebutkan tidak akan melakukan pembelian mobil dinas sesuai intruksi presiden Prabowo Subianto. Ia pun sehari-hari terlihat memakai mobil pribadinya.

Saat ini publik bertanya tentang urgensinya pembelian mobil Mewah di sekretariat daerah kota Pekanbaru. Siapa sebenarnya yang menginisiasi rencana pembelian mobil mewah tersebut serta dimana kah mobil mewah itu berada sekarang? Tim liputan TNN akan terus menelusurinya. ***

Example 300250

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *