PEKANBARU, TNN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memperluas sasaran penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat lintas kelompok usia. Pada tahun ini, jumlah penerima manfaat ditargetkan mencapai 2.010.204 jiwa, tidak hanya terbatas pada peserta didik di sekolah.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan perluasan sasaran tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional yang bertujuan memastikan pemenuhan gizi bagi generasi muda, termasuk anak usia sekolah yang tidak lagi mengenyam pendidikan formal.
“Anak usia sekolah yang putus sekolah atau berada di panti asuhan juga kita masukkan sebagai sasaran. Mereka tetap membutuhkan asupan gizi yang baik untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Syahrial Abdi saat menjadi narasumber Dialog Interaktif Riau Menyapa RRI Pekanbaru, Senin (12/1/2026).
Syahrial yang juga menjabat Ketua Satgas MBG Riau menegaskan, pemenuhan gizi sejak dini memiliki peran penting, tidak hanya bagi kesehatan fisik anak, tetapi juga dalam membentuk pemahaman tentang pola makan yang sehat.
Advertisement
“Masih ada anak-anak yang jarang mengonsumsi sayur dan buah. Melalui program ini, mereka bisa mendapatkan asupan gizi yang lebih seimbang sekaligus belajar tentang pola makan sehat,” katanya.
Selain anak-anak, Pemprov Riau juga memasukkan tenaga pendidik dan pekerja pendukung sekolah sebagai penerima manfaat MBG. Guru, tenaga kebersihan, hingga petugas keamanan sekolah akan mendapatkan manfaat program bersama para peserta didik.
Kelompok lansia turut menjadi perhatian dalam perluasan program ini. Namun untuk kategori tersebut, Pemprov Riau masih menunggu penetapan lebih lanjut terkait batasan usia penerima serta mekanisme pendistribusian makanan bergizi.
“Untuk anak sekolah relatif lebih mudah karena distribusinya bisa melalui sekolah. Sementara lansia tersebar di berbagai wilayah, sehingga perlu persiapan yang lebih matang,” ungkap Syahrial.
Ia berharap seluruh pihak dapat ikut mengawal pelaksanaan Program MBG agar berjalan optimal. Pemerintah Provinsi Riau, lanjutnya, terbuka terhadap masukan dan evaluasi demi penyempurnaan program di masa mendatang.(rri/red)















