Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
DumaiRiau

Resmikan Jembatan, Gubri Wahid Sebut Infrastruktur Kunci Kemajuan Daerah  

196
×

Resmikan Jembatan, Gubri Wahid Sebut Infrastruktur Kunci Kemajuan Daerah  

Sebarkan artikel ini

Dumai – Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid  didampingi Wali Kota Dumai Paisal, meresmikan Jembatan Duplikat Sungai Masjid di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, pada Senin (21/4/2025). Kehadiran Gubri disambut dengan alunan kompang.

Gubernur Abdul Wahid menyampaikan  jembatan merupakan infrastruktur penting yang berperan dalam menghubungkan dua daerah. Ia juga menyoroti makna jenama “Sungai Masjid”.

Menurutnya, jenama tersebut mencerminkan identitas religius dan budaya masyarakat Melayu, khususnya di Kota Dumai yang dikenal sebagai motto negeri bertuah.

“Kalau sudah terhubung, insyaallah hubungan antardaerah akan semakin erat. Hari ini, jembatan cinta itu kita resmikan sebagai penghubung  yang menyatu di kawasan Sungai Masjid ini,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan posisi geografis Dumai sangat strategis karena berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka, yang setiap harinya dilintasi jutaan kapal.

“Mudah-mudahan 30 persen dari kapal-kapal itu bisa singgah ke Dumai. Kalau itu terjadi, alhamdulillah, insyaallah kita bisa bersaing dengan negara tetangga,” ujarnya penuh harap.

Ia menambahkan bahwa potensi industri di Dumai sangat besar. Namun, potensi tersebut tidak akan berdampak signifikan tanpa dukungan infrastruktur yang memadai.

“Kota Dumai memiliki potensi luar biasa di bidang industri. Tapi kalau tidak ditunjang dengan infrastruktur yang baik seperti jalan, jembatan, pelabuhan, dan air bersi. Maka potensi itu tidak akan memberikan dampak yang berarti,” jelasnya.

Karena itu, menurutnya, pembangunan infrastruktur harus terus didorong agar dapat menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi. “Ekonomi hanya bisa berkembang jika infrastrukturnya siap. Kita tahu, hilirisasi selalu berkaitan dengan industrialisasi. Jadi, kalau pemerintah ingin menggerakkan hilirisasi tanpa menyiapkan infrastruktur yang memadai, menurut saya itu hanya mimpi,” tutup Gubri Wahid. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *