PEKANBARU, TNN – Ketua MPW PP Riau, Arsadianto Rachman, bersama ratusan kader hadir di sidang dugaan korupsi Abdul Wahid demi mengawal proses hukum yang transparan secara langsung karena merasa sangat terpanggil oleh fakta-fakta persidangan yang dinilai tidak membuktikan dakwaan jaksa.
Kehadiran sosok berpengaruh ini seketika mengubah atmosfer diluar sidang hingga the angam sidang. Ratusan kader tampak memadati area pengadilan dengan tertib. Fenomena ini menarik perhatian banyak pihak yang hadir di lokasi.
Selain itu, Ketua DPC PKB Kuansing, Musliadi atau Cak Mus, memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai kehadiran para tokoh merupakan suntikan energi positif bagi tim. “Ini menjadi energi positif bagi kami dan Pak Gubernur untuk lebih bersemangat,” ujarnya lugas, Rabu (22/4)2026).
Sementara itu, Cak Mus menegaskan bahwa keramaian ini terjadi secara organik. Ia membantah adanya isu mobilisasi massa atau bayaran dalam aksi ini. Menurutnya, masyarakat datang atas dasar hati nurani dan rasa cinta.
“Ini menunjukkan dukungan masyarakat yang murni, tidak ada bayaran seperti yang dituduhkan,” tegas Cak Mus kembali.
Ia menambahkan bahwa persidangan ini telah menjadi magnet bagi warga Riau. Rasa ingin tahu publik terhadap fakta hukum sangatlah tinggi.
Lebih lanjut, ia mencermati perkembangan kesaksian yang muncul di hadapan hakim. Sejauh ini, fakta-fakta di lapangan dinilai lemah atas tuduhan kepada Abdul Wahid. “Dari keterangan saksi, tidak terlihat Pak Wahid melakukan hal yang dituduhkan,” jelasnya dengan penuh keyakinan.
Oleh karena itu, meskipun dukungan mengalir deras, pihak keluarga tetap tenang. Mereka berkomitmen penuh untuk menghormati setiap tahapan proses hukum yang berlaku. Tidak ada niat sedikit pun untuk mengintervensi keputusan pengadilan.
“Kita tidak mengintervensi pengadilan. Kita percaya hakim akan memutuskan perkara ini secara adil,” imbuh Cak Mus. Ia meminta semua pihak untuk tetap menjaga kondusivitas. Asas praduga tak bersalah harus tetap dijunjung tinggi oleh semua pihak.
Pada akhirnya, ia berharap agar kebenaran segera terungkap dengan benderang. Doa dan dukungan terus mengalir agar Abdul Wahid bisa segera bebas. “Semoga Pak Wahid bisa lepas dari dakwaan dan kembali memimpin Riau,” pungkasnya menutup pembicaraan.***













