PEKANBARU – Polda Riau menegaskan akan melakukan penindakan atas segala bentuk aksi premanisme dan tindak kriminal. Hal ini menanggapi aksi pengrusakan yang dilakukan sekelompok orang di cucian mobil Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru pada Senin (18/11/2024).
“Saya sampaikan tidak ada tempat bagi tindak pidana pidana di wilayah Riau ini. Kami pasti akan mengejar pelaku dan melakukan tindakan tegas terukur,” tegas Kabid Humas Polda Riau Kombes Anom Karibianto, Selasa (19/11/2024).
Akibat pengrusakan ini, sejumlah kendaraan rusak parah karena sekelompok orang saat terjadinya pengrusakan. Selain itu tempat cucian mobil ini juga dalam kondisi berantakan dan kaca-kaca ruangan pecah.
“Ada tiga kendaraan roda empat dan 20 kendaraan roda dua yang rusak akibat aksi pengrusakan tersebut,” ungkapnya seperti dilansir RRI.
Sampai saat ini empat orang telah diamankan pihak kepolisian. Pria berinisial A dan tiga rekannya masih menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Pekanbaru.
“Sampai dengan saat ini kita sudah mengamankan empat orang yang masih dilakukan pemeriksaan oleh Satreskrim Polresta Pekanbaru gabungan Polda Riau,” jelasnya.
Kabid Humas mengajak seluruh pihak, termasuk aparat dan masyarakat, untuk bersinergi mewujudkan wilayah Riau yang kondusif. Ia meminta masyarakat meningkatkan sistem keamanan di wilayah masing-masing.
Peristiwa bentrokan terjadi antara dua ormas di sebuah tempat cuci mobil di Jalan Tuanku Tambusai, Kota Pekanbaru, Senin, sekitar pukul 12.10 WIB. Diduga tempat tersebut juga tidak hanya sekedar tempat cucian mobil biasa, namun juga tempat judi ‘gelper’ atau gelanggang permainan.***















