Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Bengkalis

Rupat Fest Kembali Digelar, Wisatawan akan Disajikan Atraksi Seni dan Budaya Menarik

258
×

Rupat Fest Kembali Digelar, Wisatawan akan Disajikan Atraksi Seni dan Budaya Menarik

Sebarkan artikel ini
Rupat Fest 2024 sajikan atraksi menarik

PEKANBARU, TNN – Rupat Fest, ajang tahunan yang menyajikan keindahan alam dan kekayaan budaya Riau, kembali digelar pada 6-8 Desember 2024. Dengan tema “Culture Paradise”, festival ini siap memukau pengunjung dengan berbagai pertunjukan seni, lomba, dan kuliner khas Melayu.

Pulau Rupat kembali menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Rupat Fest 2024. Selama tiga hari, pulau indah ini akan dipenuhi oleh beragam kegiatan menarik yang menggabungkan keindahan alam, kekayaan budaya, dan semangat keramahtamahan masyarakat Riau.

Tak hanya itu saja, event ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata, memperkuat ekonomi lokal dan melestarikan warisan budaya Melayu. Terlebih tepi Pantai Tanjung Lapin menawarkan keindahan alam yang sangat memukau para pelancong. Agenda wisata ini dihelat oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat mengatakan, Rupat Fest berhasil masuk dalam 100 besar Kharisma Event Nusantara (KEN). Ini membuktikan bahwa potensi wisata Riau, khususnya Pulau Rupat, semakin diakui.

“Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar,” ujarnya, Kamis.

Untuk rangakaian acaranya, pada hari pertama pengunjung akan disuguhi parade budaya yang diikuti oleh berbagai komunitas seni lokal. Parade ini menampilkan kostum tradisional dan iringan musik Melayu yang khas menjadi tontonan sangat menghibur wisatawan.

Uniknya lagi, pengunjung dapat menyaksikan secara langsung atraksi Tari Zapin Api. Dalam pertunjukannya, para penari melakukan tarian tetap mengikuti pola khas Zapin diiringi dengan atraksi api. Sehingga menciptakan suasana yang dramatis dan penuh energi.

Tarian ini selalu berhasil memikat perhatian wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Hal ini karena keunikan dan keberanian para penarinya, tidak hanya memamerkan keindahan seni tetapi juga mengundang rasa kagum terhadap budaya Melayu.

“Seni pertunjukan budaya ini merupakan satu di antara upaya untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya Melayu. Melalui acara ini kami ingin memperkenalkan kepada generasi muda akan pentingnya menjaga warisan budaya kita,” ujarnya.

Pada hari kedua, Rupat Fest dibuka dengan lomba lari 10K. Perlombaan lari di kawasan Pantai Tanjung Lapin. Suasananya, sangat cocok untuk melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan.

Bukan sekadar perlombaan lari saja, iven hari kedua ini juga dimeriahkan dengan lomba memukat, mencari kepah hingga lomba anyaman ketupat khas Pulau Rupat. Tentu saja kemeriahan akan semakin bertambah oleh berbagai band lokal yang mengisi acara festival.

Selanjutnya, untuk hari penutupan, komunitas musik se-Pulau Rupat akan menghibur para wisatawan. Oleh karena itu, pada tahun 2024, Rupat Fest telah berhasil masuk dalam daftar 100 besar Kharisma Event Nusantara (KEN), sebuah prestasi yang membanggakan bagi Riau. Iven ini adalah satu di antara dari enam iven unggulan Riau yang masuk dalam KEN.

Roni Rakhmat berujar, bahwa Rupat Fest tidak hanya menyajikan pertunjukan seni. Tetapi juga berbagai kegiatan menarik lainnya seperti pertunjukan fesyen dengan busana khas Melayu dan bazar kuliner.

“Rupat Fest tidak hanya menyajikan pertunjukan seni, tetapi juga berbagai kegiatan menarik lainnya seperti fashion show dengan busana khas Melayu dan bazar kuliner. Untuk pecinta olahraga, ada lomba lari Rupat 10K dan permainan tradisional jong layo dan berbagai perlombaan lainnya yang bisa diikuti,” katanya.

Menurutnya, melalui festival ini dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Bengkalis. Kenaikan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Rupat Fest akan berdampak positif pada perekonomian masyarakat sekitar, terutama pelaku usaha UMKM.

Ia menjelaskan, keberhasilan Rupat Fest tidak terlepas dari peran dan dukungan aktif masyarakat lokal. Adanya acara seperti ini diharapkan mampu mendorong investasi di bidang pariwisata sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.

“Rupat Fest diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Bengkalis. Rupat Fest juga berperan penting dalam melestarikan dan mempromosikan budaya Melayu. Iven ini menjadi ajang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Riau kepada dunia,” tuturnya.(rls)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *